Cobloslah, karena mencoblos kada bemodal liur wara

pilkada serentak

Hari pencoblosan Pilkada Barito Kuala sudah semakin dekat, 15 Februari 2017 tinggal hitungan hari. Masa perebutan dukungan untuk pencalonan sudah dilewati, masa pendaftaran telah menghasilkan 3 (tiga) pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Barito Kuala 2017-2022, pun dengan masa kampanye yang sudah akan segera berakhir. Barito Kuala kini siap menanti, siapakah yang akan terpilih menjadi pemimpin baru di lebo ije jela ini.
Sebagai seorang ASN, saya pribadi hanya bisa menikmati hiruk pikuk kampanye di media sosial, karena kalau hadir di kampanye dunia nyata bisa-bisa saya dilaporkan ke Panwaslu wkakwakwkaw. Untuk urusan kampanye nantilah saya ceritakan di tulisan lain, karena sangat menarik menikmati alunan panas dinginnya perang kampanye di media sosial selama ini.
Untuk kali ini saya cuma sekedar mengingatkan betapa pentingnya turut memilih dan mempergunakan hak pilih anda semua di hari pencoblosan nanti, 15 Februari 2017.
Pertama, turut mencoblos berarti anda turut menentukan masa depan anda sendiri dan Kabupaten Barito Kuala ini. Setiap pasangan calon tentunya punya visi dan misi yang terbaik untuk Kabupaten Barito Kuala, dan setiap pasangan calon tentunya juga bukanlah Tuhan atau Malaikat yang dengan tiba-tiba bisa memberikan anda kekayaan, atau pekerjaan, atau kemakmuran. Maksud saya adalah, jika saat ini kita dalam kemiskinan ya tentu siapapun pemimpin yang terpilih tidak akan serta merta membuat kita kaya, atau jika sekarang kita menganggur tentu mereka tidak akan bisa mencarikan kita pekerjaan dengan tiba-tiba. Tetapi dengan mencermati visi dan misi mereka, pilihlah yang sekira-kiranya akan mengurangi beban hidup anda sekalian, yang nantinya memudahkan mengurus administasi kependudukan mungkin, gampang bikin KTP, KK, Akte Lahir dsb, atau yang bisa membantu anak-anak kita sekolah tanpa pusing-pusing memikirkan beli seragam sepatu dsb, atau ada yang bisa memudahkan dapat layanan kesehatan mungkin, ya yang seperti itulah yang patut untuk diperjuangkan. Meskipun mungkin dengan pemikiran yang skeptis bahwa penghidupan kita bakalan begitu-begitu saja siapapun pemimpinnya, tetapi paling tidak carilah yang sekira-kiranya mengurangi beban dan pengeluaran dalam kehidupan kita sehari-hari nantinya. Itulah makna dari “mencobloslah untuk masa depan kita, dan masa depan Barito Kuala’.
Kedua, mencobloslah jangan menanti serangan fajar. Pastilah pian-pian sudah pada mengerti, serangan fajar yang saya maksud adalah money politik. Jangan kita mengharap diberi uang oleh pasangan calon baru kita datang ke TPS untuk mencoblos, sebagaimana ungkapan yang biasa terdengar “mun bemodal liur wara, hasilnya liur wara jua”, maksudnya kalau cuma bermodal ngomong saja (ajakan, kampanye saja tanpa memberikan apa-apa, uang, barang dsb) maka lebih baik diam dirumah daripada ke TPS untuk mencoblos, maka itu adalah ungkapan yang amat sangat salah sekali. Kenapa bisa saya bilang amat sangat salah sekali? karena biaya yang digunakan untuk menyelenggarakan Pilkada ini milyaran rupiah. Dan uangnya itu ya dari APBD, yang APBD (dan APBN) itu sendiri juga hasil dari pajak yang kita semua bayarkan. Jadi datanglah ke TPS, cobloslah pilihan anda, karena pilkada ini bukan modal liur wara.
Ketiga, mencobloslah agar surat suara yang ada tidak mubazir. Kenapa saya bilang agar tidak mubazir? ya seperti pada poin 2 tadi, seluruh tahapan dalam Pilkada Batola 2017 ini menelan biaya yang tidak sedikit, milyaran rupiah. Mulai sosialisasi, pendaftaran, tes kesehatan, pemutakhiran data pemilih, pencetakan surat suara, sampai pendistribusian logistik, belum algi honorarium panitia, tambah lagi biaya pengamanan dan sebagainya. Kalau kertas suara yang sudah terlanjur dicetak itu tidak dipakai apakah artinya itu tidak mubazir? Kalau memang tidak niat mencoblos, alangkah baiknya pada saat pemutakhiran data minta saja data sampean tidak usah di cantumkan di DPS/DPT agar surat suara untuk sampean tidak usah di cetak saja wkawkakwkawkaw.
Maka dari itu, sebagai penutup saya hanya bisa menghimbau bapak/ibu saudara/i sekalian, gunakanlah hak pilih pian seberataan dalam pilkada batola 2017 ini, datang ke TPS dan coblos sesuai hati nurani, jangan mengharap serangan fajar, karena pilkada ini kada bemodal liur wara, ada milyaran duit yang dipakai gasan suksesnya penyelenggaraan pesta demokrasi kita ini, dan ingat, itu duit kita-kita jua hahahhahhaa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *