Apakah Payung bisa menghentikan Hujan?

Pertanyaan ini ditanyakan oleh rekan saya, Maulani, di Grup WA nya alumni SMA Negeri 1 Marabahan lulusan 2006. Grup WA ini terbentuk beberapa jam setelah kami menghadiri pernikahan rekan kami Mega Sari di Jalan H. Hasan Baseri Marabahan, 19 Desember 2016 silam. Pertemuan kami dalam acara pernikahan itulah yang akhirnya menggelorakan kembali semangat alumni untuk bersama-sama lagi bersatu dalam ikatan tali silaturrahmi meski cuma lewat grup Whatsapp saja. Saya belum ingin membahas kisah kami di SMA Negeri 1 Marabahan sejak 2003 hingga 2006 silam, namun kali ini saya cuma ingin membahas pertanyaan lani tadi, Apakah Payung Bisa Menghentikan Hujan?
Sebenarnya pertanyaan ini sederhana saja, jawabannya pun bisa YA bisa pula TIDAK. Namun karena kita ingin memperoleh jawaban yang komprehensif maka perlu adanya pembahasan mendalam mengenai pertanyaan ini. Menurut Wikipedia Hujan adalah sebuah presipitasi berwujud cairan, berbeda dengan presipitasi non-cair seperti salju, batu es dan slit. Hujan memerlukan keberadaan lapisan atmosfer tebal agar dapat menemui suhu di atas titik leleh es di dekat dan di atas permukaan Bumi. Di Bumi, hujan adalah proses kondensasi uap air di atmosfer menjadi butir air yang cukup berat untuk jatuh dan biasanya tiba di daratan. Dua proses yang mungkin terjadi bersamaan dapat mendorong udara semakin jenuh menjelang hujan, yaitu pendinginan udara atau penambahan uap air ke udara. Virga adalah presipitasi yang jatuh ke Bumi namun menguap sebelum mencapai daratan; inilah satu cara penjenuhan udara. Presipitasi terbentuk melalui tabrakan antara butir air atau kristal es dengan awan. Butir hujan memiliki ukuran yang beragam mulai dari pepat, mirip panekuk (butir besar), hingga bola kecil (butir kecil).
Secara sederhana kita bisa menyatakan bahwa hujan adalah proses jatuhnya butir-butir air dari awan di langit. Dalam sebuah kasus, misalnya kita ingin pergi ke pasar, namun karena hari hujan, kita tidak bisa berangkat karena jatuhnya butir-butir air tadi dapat membuat baju kita basah. Lalu jika kita mempergunakan payung, maka butir-butir air tersebut akan tertahan oleh payung, sehingga baju kita tidak basah. Dari kasus ini maka pertanyaan Apakah Payung bisa menghentikan hujan dapat dijawab dengan jawaban YA.
Namun kalau dilihat proses secara keseluruhan, dalam kasus tadi payung hanya melindungi kita sendiri yang berada dibawah payung tersebut. Namun butiran-butiran air ini tetaplah jatuh kebumi. Sebagaimana lagu grup band asal Malaysia, Stings yang berjudul KEMUNGKINAN, salah satu bait lagunya berbunyi : Setinggi hujan yang dibawah awan, akhirnya jatuh ke bumi. Dari kenyataan ini dapat diambil kesimpulan bahwasanya Payung TIDAK dapat menghentikan hujan.
Lalu apakah yang mampu menghentikan hujan? Sebagai umat muslim yang percaya dengan rukun iman, mulai dari Beriman kepada Allah SWT sampai dengan beriman kepada Qada dan Qadar, maka satu-satunya jawaban dari pertanyaan tersebut adalah ALLAH SWT-lah yang dapat menghentikan hujan.
Demikian jawaban atas pertanyaan apakah payung bisa menghentikan hujan ini saya sampaikan, mohon maaf jika ada kekurangan, wabillahi taufik wal hidayah, wassalamualaikum wr.wb.

catatan : sumber gambar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *