Diary ITE-6 : Day 4th, Belajar Optimalisasi Website Pemerintah bersama Donny Bu ex Detik.com

sininja-dan-detik

Kamis, 3 November 2016 melanjutkan training ITE-6 di BPPTIK Kominfo, saya merasa sangat surprize sekali karena mendengar pengajarnya memperkenalkan diri “nama saya Donny BU”. Bayangan saya langsung menerawang, ini Donny Bu yang sering saya baca tulisannya dulu juga, ada di ICT Watch, ada di Internet sehat dan yang paling saya ingat, namanya sering nongol di Detikinet, kanal Detik.com yang paling saya suka sejak kenal Detik. Hari ini dihadapan 30 peserta training dari Indonesia dan Timor Leste beliau menjelaskan tentang bagaimana sih mengelola sebuah website institusi khususnya pemerintahan yang lebih baik lagi dibanding yang selama ini berjalan. Pelajaran ini juga penting bagi saya selaku salah satu pengelola website pemerintah kabupaten Barito Kuala.

Apa sih pentingnya sebuah website pemerintah itu? nah ini adalah satu hal fundamental yang mesti kita fahami terlebih dahulu. Ingat peristiwa pembakaran wihara di tanjung balai? atau besok aksi demo 4 november? ini adalah salah satu bagaimana semestinya pemerintah mampu meredam sejak riak-riak kecil muncul di dunia maya sebelum pecah jadi besar seperti ini. Apapun dan siapapun yang salah semestinya pemerintah bergerak cepat menyelesaikan dan menyampaikan informasi untuk meng-counter bumbu-bumbu informasi yang kadang kala jauh bergeser dari informasi sebenarnya. Itulah salah satu fungsi website untuk instansi pemerintah selain sebagai wahana untuk menyampaikan “kerja” nya kepada masyarakat.

Bagaimana sih sebaiknya memperlakukan sebuah website pemerintah itu? Satu hal yang jadi pembuka penjelasan beliau adalah tren penggunaan media untuk mengakses sebuah website khususnya di Indonesia (sumber UI & APJII thn 2015) adalah infografis dibawah ini

perangkat-untuk-mengakses-internet
perangkat-untuk-mengakses-internet

dari infografis diatas dapat dilihat bahwa pengguna Internet di Indonesia lebih banyak mengakses sebuah website melalui handphone/smartphone, baru kemudian laptop/notebook, lalu menyusul PC/Desktop dan tablet. Dari sisi ini pengelola website pemerintah tidak bisa lagi untuk tidak memperhatikan tampilan websitenya untuk para pengguna smartphone/handphone. Memaksakan tampilan di Desktop untuk masuk ke layar kecil hp adalah sebuah kesalahan besar, sebuah situs semestinya punya tampilan beda dengan beragam perangkat pengaksesnya, istilahnya sekaranga dalah responsif.

Apa kuncinya agar website pemerintah bisa lebih “dilirik” oleh pembaca ? Tentu saja ada langkah-langkah yang sebenarnya wajib dipenuhi sebelum melahirkan sebuah website institusi, sebagaimana yang dilakukan divisi Publisher Detik.Com dalam mengelola website detik.com dengan segala kanal-kanalnya itu.

  • Brief, Diskusi alias meeting. Sebelum meluncurkan sebuah website kita harus tau keinginan seperti apa yang diinginkan pimpinan, lalu pihak-pihak lain yang akan terlibat didalamnya. Hal ini penting sebagai bahan untuk disampaikan pada programer nantinya.
  • Notulensi hasil breefing. Hal ini penting biar nanti kalau pimpinan minta ubah sana ubah sini yang tidak ada dalam diskusi awal bisa disampaikan hasil diskusi awalnya.
  • Projek. Dari hasil tadi diputuskanlah untuk memulai projek pengerjaanya.
  • Mockup. Mockup itu adalah tugasnya publisher, alias penengah antara pihak pimpinan dalam instansi, dengan programer. Tugasnya nanti membat dan mendesain tampilan website yang mengakomodir seluruh kehendak dan keinginan. Tidak perlu teknis, mockup bisa dilakukan dengan pensil dan kertas saja.
  • Coding. ini tugasnya programer untuk menterjemahkan hasil rancangan tadi dalam bentuk websitenya
  • testing. Ini juga perlu dilakukan untuk memastikan seluruh fungsi yang diinginkan berjalan sebagaimana mestinya.
  • Domain, Hosting, email, ini langkah selanjutnya untuk meng”online”kan projek website yang sudah selesai dikerjakan.
  • CMS Acces & Login. Ini pengaturan selanjutnya untuk mengatur hak akses dan tata cara pengisian kontennya.
  • Provide Training, nah klo sudah beres di training yang nanti ngurus website nya.
  • Backup, jangan lupa backup berkala website yang sudah berjalan itu.

Lalu setelah memahami langkah-langkah membuat projek website itu, apa sih yang penting untuk diketahui dalam membuat sebuah website? ini dia tips n trick nya biar website pemerintah itu dilirik oleh pembaca dan pengunjung

  1. INTUITIVE DESIGN alias desain yang memudahkan pengunjung
  2. INFORMATIVE CONTENT alias isi yang bisa memberikan informasi secara jelas
  3. INTERACTIVE FEATURES alias fitur-fitur untuk berinteraksi dengan pembaca.

INTUITIVE DESIGN

Hal pertama yang harus diketahui adalah bagaimana sih pola pandangan mata orang begitu melihat website itu? ternyata setelah diteliti polanya adalah seperti HURUF F. Ya seperti Huruf F. Header atas itu pasti jadi bagian pertama yang dilihat lalu turun kesebelah kiri, lalu turun memanjang lagi ke arah kanan tapi tidak selebar memandang bagian header, turun lagi lalu kebawah lagi dan melebar sedikit.

f_reading_pattern_eyetracking

Bagian yang berwarna merah adalah bagian yang paling dilihat, sedangkan yang kuning agar kurang dan yang biru itu yang lebih kuang diperhatikan. Dari sini ada beberapa poin penting yang bisa diambil untuk pembangunan sebuah website pemerintah yaitu :

  1. Bagian 1/3 awal adalah bagian “mahal”, karena itu letakkan hal-hal informatif yang ingin disampaikan pada 1/3 awal itu
  2. Header jangan lagi terlalu mengandalkan gambar statis, melainkan informasi yang dinamis, boleh tulisan, boleh gambar tapi jangan statis, paling tidak kalau bukan berbentuk slide show, pastikan diganti secara teratur.
  3. Design lah bagian-bagian informasi itu dalam bentuk huruf F, lalu untuk memulai 1/3 tengah masukkan “sabuk” mungkin gambar yang memanjang dari sisi kiri ke kanan, sehingga pola huruf F dari pembaca akan berulang. Sama halnya pada 1/3 akhir gunakan sabuk untuk me”reset” pola mata pembaca.
  4. 1/3, 1/3 dan 1/3 itu adalah panjang maksimal, usahakan jangan lebih dari 3x scrol. Karena lenih dari itu pembaca sudah malas membuka website anda
  5. Pastikan website memiliki Breardcrumb (link-link untuk menunjukan tempat pembaca berada). hal ini penting agar pembaca tidak merasa tersesat dan dapat kembali dengan mengikuti alur breadcrumb tersebut.

INFORMATIVE CONTENT

isi alias konten tentu saja tetap jadi hal penting yang harus diperhatikan. Bagaimana sih membangun conten yang baik dan informatif itu. Langkah-langkahnya adlah sebagai berikut :

  1. Isilah paragraf pertama dengan 5W+1H secara padat, dan susunlah mana hal yang penting dan ditonjolkan diantara 5W+1H tersebut.
  2. Paragraf selanjutnya adalah supporting detail alias sisi-sisi pendukung paragraf pertama
  3. Paragraf lanjutannya adalah background detail, agar pembaca yang ingin tahu latar belakang informasi itu bisa mendapatkan dalam artikel
  4. General detail, ini adalah detail-detail lain secara umum yang bisa dimasukkan.

Selain itu website pemerintah jangan lagi memulu berisi foto dan text melainkan cobalah lebih cair dengan menggunakan INFOGRAFIS untuk menjelaskan inti tulisan dengan poin poin ringkas bergambar.

INTERACTIVE FEATURES

Ini adalah peluru-peluru yang bisa kita gunakan untuk lebih menjangkau pembaca dari berbagai sisi. Apabila sebuah website cuma dipasang berita dan dibiarkan begitu saja tentu akan sulit mencapai target pembaca, maka dari itu mulailah mempergunakan beragam Platform social media seperti

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Youtube

namun yang perlu diingat, apabila info sudah disebar lewat beragam sosial media itu, pengelola website juga wajib menjaga dan melayani tanggapan dari pengguna sosail media lain, baik komen di facebook atau twit di twitter. Tidak perlu 24 jam mengawasi tetapi sediakan mungkin 1 jam setiap hari namun dengan durasi dan waktu yang tetap / teratur. Sehingga para pembaca juga akan terbiasa untuk menunggu jawaban kita itu pada jam jam yang sudah terpola.

Demikianlah initsari dari pelajaran hari ini, mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semua. Bertemu dengan orang hebat seperti Bapak Donny BU hari ini saja saya merasa sungguh anugerah luar biasa, terima kasih pada BPPTIK Kominfo dan KOICA yang bisa memberikan narasumber-narasumber praktisi dan profesional di Indonesia seperti beliau-beliau ini. terima kasih

 

 

One thought on “Diary ITE-6 : Day 4th, Belajar Optimalisasi Website Pemerintah bersama Donny Bu ex Detik.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *