Harapan Baru untuk Batola Juara, sinyal Hasan Ismail-Fahrin Nizar bergabung???

hasan-fahrinSebait status dari salah satu calon kontestan Pilkada Batola 2017 pagi ini sangat menarik untuk disimak ” Bismillahirahmanirahim…Insya Allah HARAPAN BARU UNTUK BATOLA JUARA”. Membaca status yang mirip dengan tagline para calon ini tentu bisa diambil sebuah kesimpulan, HARAPAN BARU BARITO KUALA adalah tagline yang melekat pada spanduk-spanduk Fahrin Nizar, sementara BATOLA JUARA nampak melekat pada sosok Hasan Ismail. Mungkinkah ada sesuatu?

Sebagaimana kita ketahui, tidak ada calon petahana yang berlaga di Pilkada Batola 2017 nanti, semuanya adalah calon baru. Para calon baru ini tentu punya kelebihan dan kekurangan masing-masing yang belum bisa dinilai mana baik buruknya jika jadi kepala pemerintahan di Barito Kuala. Oleh karena itu satu-satunya cara menilai mereka bagi parpol adalah lewat survey-survey kepada masyarakat.

Seperti pada penentuan bakal calon Bupati dan Wabup dari Golkar kemaren, yang harus survey sampai 4 kali untuk meyakinkan pilihan pada pasangan Dua Noor, dalam prosesnya ada beragam alternatif pasangan yang dicoba. Hal ini adalah untuk mendapatkan komposisi yang pas, yang paling disukai oleh masyarakat, paling top terkenal, elektabilitas tinggi sehingga harapan untuk menang pun tinggi.

Nah, seperti itulah kira-kira yang terjadi dengan pasangan Fahrin Nizar. Meski sekian lama sudah menyatakan diri untuk bersama dengan Bapak Drs. H. Eddy Sukarma, sepertinya arah angin mulai berubah. Sama-sama masih menantikan 14 sisa suara parpol yang ada di Batola, mungkin cocok-cocokan pasangan ada pada Hasan Ismail. Jika hasil survey memungkinkan elektabilitas Hasan-Fahrin tinggi jika berpasangan berdua, bukan tidak mungkin koalisi parpol-parpol yang ada akan memilih mereka.

Sama-sama berusia muda tentu ada plus minus bagi pasangan ini, dan tagline “Harapan Baru untuk Batola Juara” itu sepertinya memang cocok untuk mereka. Tagline yang menunjukkan niat serta cita-cita mereka untuk mewujudkan pembangunan di Batola dengan cara-cara yang baru.

Sisa waktu yang semakin sempit ini tentu para calon dan parpol harus bergerak lebih cepat dan taktis. Karena setelah mendaftar masih ada tugas lain yaitu sosialisasi serta kampanye. So, akankah Hasan Ismail – Fahrin Nizar benar-benar bersatu?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *