Last Day Pendaftaran Calon Independen, Masih Menanti GOLKAR

pilkadabatola2017okRabu, 10 Agustus 2016 adalah hari terakhir Pendaftaran Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Barito Kuala bagi yang memilih jalur Perseorangan alias Independen. Lalu bagaimana kelanjutannya? sudahkah ada pasangan yang mendaftar? lalu apa hubungannya hingga kini partai-partai yang punya suara juga belum memutuskan bakal calon yang diusung? Bagaimana nasib para pelamar di Partai Golkar? sudah ada kah keputusan DPP Golkar atas calon-calon yang bakal di usung tersebut? Kita nantikan kabarnya sesaat lagi setelah pesan-pesan berikut ini.

Pendaftaran Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Barito Kuala dalam Pilkada Batola 2017 telah dibuka sejak tanggal 6 Agustus  2016 kemaren dan akan ditutup pada tanggal 10 Agustus 2016, hari ini. Sampai pagi ini, menurut hasil pemantauan saya belum ada satupun bakal calon yang mendaftar. Beberapa hari yang lalu ketika saya konfirmasi via Facebook dengan salah satu pegawai KPUD Barito Kuala, belum juga ada yang mendaftar. Kira-kira adakah yang akan mendaftar?

Nama yang saya tunggu-tunggu hanya ada 2, yaitu Ibu Normiliyani, AS dan Bapak Paujan Husaini. Seperti berita-berita sebelumnya ibu Bupati yang juga Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan ini menyatakan siap maju lewat jalur Independen bahkan sudah siap dengan pasangan wakilnya apabila Golkar tidak mengusung beliau dalam pilkada batola 2017 ini.

Namun pilihan untuk maju sebagai pasangan Independen tentu akan membawa implikasi yang besar bagi beliau dan Golkar. Jika memilih maju dengan jalur Independen tentu akan berhadapan 1 lawan 1 dengan Partai Golkar, karena pasti Golkar juga mendukung Pasangan Calon lain. Berhadapan 1 lawan 1 dengan golkar sama-sama merugikan bagi keduanya.

Bagi beliau, pertama harus melepas Jabatan ketua DPRD Prov Kalsel, kedua mungkin hubungan beliau dengan Partai Golkar akan sedikit rumit. Ketika Setya Novanto terpilih sebagai Ketua Umum Golkar beberapa waktu lalu, Setnov pernah berujar, kalau dia melarang Anggota Partainya untuk turun ke medan Pilkada lewat jalur Independen. Maju lewat Independen artinya “melawan” perintah Partai untuk mendukung calon pilihan Golkar.

Sementara bagi Golkar sendiri, apabila Ibu Normiliyani turun sebagai paslon Independen tentu akan membingungkan akar rumput dan loyalis Golkar di barito Kuala. Siapa yang harus didukung? Sementara beliau sudah punya nama, punya pendukung dan juga baik langsung maupun tidak langsung turut membesarkan pengaruh Golkar di Barito Kuala. Berhadapan 1 lawan 1 dengan beliau tentu berbahaya, bisa-bisa pasangan calon lain yang mengambil hati pendukung golkar dan menyebabkan runtuhnya suara golkar di Pilkada Batola 2017 ini.

Lalu bagaimana dengan H. Paujan Husaini? dulu sekali, tahun 2012 beliau pernah akan maju via Jalur Independen. Artinya mungkin loyalis dan pendukung beliau siap sedia untuk menyediakan KTP seandainya 2017 ini beliau memilih jalur ini lagi. Bahasa singkatnya, kira-kira tabungan KTP beliau masih ada. Namun melihat trennya sekarang, bahwa jalur Independen itu cukup berat bagi beliau, dimana pengalaman 2012 lalu ternyata gagal memenuhi batas minimum dukungan KTP, tentu beliau lebih condong jalur Partai.

Mengapa Golkar belum memutuskan nama untuk Pilkada Batola 2017? masih menantikan survey terakhir. Itulah alasan yang saya terima dari media-media yang ada. Memang harus diakui, tingkat popularitas para bakal calon yang selama ini menghiasa di batola turun naik silih berganti. Dulu si A top, sekarang si B, si B lewat muncul si C, demikianlah yang membuat suasana politik di batola masih bergolak dinamis. Adalah benar bagi Golkar untuk menahan dukungan, hinggga detik-detik akhir untuk melihat seberapa besar peluang calon yang akan di dukungnya nanti mendulang dukungan suara dari Masyarakat Barito Kuala.

Bagaimana dengan partai-partai lainnya? yang punya modal 1, 2, 3 dan 4 suara di DPRD Barito Kuala? sampai hari ini, saya belum mendengar keputusan bulat untuk mendukung siapa dan berkoalisi dengan partai apa. Memang sepertinya sama-sama menunggu Golkar mengumumkan calonnya. Secara teknis hal ini bagus, karena menghindari mendukung calon yang sama dengan Golkar.Bukan berarti pilihan golkar itu jelek, tetapi golkar yang sudah punya 13 kursi adalah lebih dari cukup untuk mengusung calon sendiri tanpa koalisi. Lebih baik 17 suara yang sisanya dimiliki partai-partai lain itu diberikan pada Pasangan Lain.

Secara matematis masih ada peluang bagi 2 pasangan lain dengan sisa kursi 17 itu dibagi rata. Sehingga nantinya maksimal Pilkada Batola 2017 akan diikuti 3 pasangan calon dari Partai Politik. Semakin banyak pilihan pula bagi masyarakat untuk menentukan pilihannya. So, kita tunggu hingga pukul 23.59 malam ini apakah akan ada Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati dari Jalur Independen yang akan mendaftar di KPUD Barito Kuala?

2 thoughts on “Last Day Pendaftaran Calon Independen, Masih Menanti GOLKAR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *