Rafting di Sungai Cisadane

raftingAkhir bulan februari kemaren, Lathifa Salsabila kembali berkesempatan ber-traveling ria ke luar pulau kalimantan. Kali ini yang dituju (lagi-lagi) adalah BOGOR, hahahhaa. Padahal tahun 2015 kemaren, sama-sama di awal tahun kami juga ke Bogor, cuma itu bogor kota, sekarang ke bogor lagi, tapi yang Kabupaten Bogornya. Bagaimana keseruan lathifa disana? Perjalanan diawali dari Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin di Banjarbaru. Karena ketersediaan tiket, akhirnya keberangkatan kami harus berpisah. Saya duluan dengan pesawat jam 6, dan Lathifa bersama mama-nya berangkat 2 jam kemudian. Saya yang tiba terlebih dahulu di terminal 2A, harus naik shutle bus ke terminal 2F (untuk pertama kalinya hahahhaa). Alhamdulillah akhirnya ketemu juga dengan lathifa dan mama-nya.

Perjalanan dilanjutkan dengan bus bersama rombongan menuju kabupaten bogor, melewati sirkuit sentul yang mudah-mudahan suatu saat akan kembali jadi arena balap MotoGP hahahhaa.

Habis “tugas negara” maka selanjutnya adalah..jalan-jalan hahahaha. Tempat yang cukup pas buat anak-anak sekaligus orang tuanya adalah “SKI” alias Sumber Karya Indah, kalau orang-orang sering menyebutnya tempat jualan tas tajur, tapi saya membaca plang namanya SKI hahaha. Disana selain bisa belanja oleh-oleh seperti tas, pakaian, sepatu dan sendal, juga disana ada tempat bermain anak-anak, mulai perosotan biasa, sampai mini flying fox. Yang lebih asyik lagi ada bola air, yaitu sebuah permainan dimana kita dimasukan kedalam bola, dan bolanya dilembar ke air. Wuih, sampai pusing didalam baru mau berhenti.

Selanjutnya yang asyik adalah ber-arung jeram di sungai cisadane. Terus terang kalau main-main di sungai deras, paling sering cuma di Pagat, Batu Benawa, HST, dan pernah satu kali di sekitar Air Terjun Bajuin, Tanah laut pas lulusan SD tahun 2000. Bermain arung jeram “asli” memang baru pertama kali ini. Perjalan dengan Bus nya lumayan berkelok-kelok masuk ke pemukiman penduduk buat sampai ke “markas” nya. Setelah itu naik mobil pick-up untuk memangkut kami ke titik start. Sebelumnya kami dilatih dulu teknik dan aba-aba instrukturnya.

Dan petualangan dimulai. Kami naik 3 perahu, ada yang 6,5 dan 4 penumpang. Masing-masing dengan 1 insturktur didalamnya. Tugas instruktur adalah mengarahkan dan memberi aba-aba apa yang harus kami lakukan dengan kayuhan atau tubuh kami. Perjalanan sejauh 7 kilometer cukup seru apalagi tantangan yang disajikan cukup mendebarkan, mulai dari alur sungai yang tenang, kemudian makin cepat dan makin meningkat kesulitannya. Untuk pemilihan jalur nya saya nilai cukup sempurna karena keteraturan peningkatan tantangannya itu, pas buat pemula. hahahaha.

Untuk liburan ke Bogor cukup lah hiburannya, meskit tak semua bisa didatangi dalam waktu singkat sehari dua hari. Hanya yang patut jadi bahan pertimbangan adalah penginapan. Sebenarnya banyak pilihan selain hotel yaitu home stay. Ya, dengan home stay pastinya lebih rame karena rombongan kita benar-benar mendapat “seluruh” tempat, daripada cuma hotel yang menyediakan kamar. Dengan home stay kita seolah tinggal dirumah sendiri, karena biasanya home stay disewakan berupa sebuah bangunan seperti rumah, dengan kamar-kamar dan berfasilitas lengkap seperti dapur dan ruang keluarga. Untuk liburan dengan keluarga atau relasi kerja, menginap di home stay sebenarnya lebih baik daripada di hotel. Karena privasi sekaligus kebersamaannya lebih nyata dibanding tinggal di kamar hotel masing-masing. Cuma ya terserah anda, mau menginap di hotel atau home stay. Yang pasti, jaman modern sekarang sangat mudah untuk liburan, baik memesan tiket pesawat atau menemukan dan memesan hotel atau home stay, cukup gunakan aplikasi Traveloka, semuanya digenggaman anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *