Mesjid Agung Al Anwar Marabahan

Mesjid Agung Al Anwar terletak di Kota Marabahan, Kab Barito Kuala, Provinsi Kalimantan Selatan, persis berada di tepian sungai Barito. Mesjid ini pernah mengalami beberapa kali renovasi, hingga akhirnya tegak berdiri dengan design yang baru dalam lima tahun terakhir. Dulu saat saya kecil mesjid ini sering saya kunjungi, baik untuk sholat maupun untuk bermain. Halaman mesjid yang luas ini dapat digunakan sebagai tempat bermain serbaguna bagi anak-anak basahab, mulai dari main layang-layang, keleker, sampai main bola. Anak-anak yang bisa bermain bola dihalaman ini hanya anak-anak tertentu, yang sudah kelas atas, alias jago dilingkungan masing-masing, misalnya dari gang keramat, dan sekitarnya.

Selain di halaman mesjid sebagai tempat bermain, di dalam mesjid juga sering dijadikan tempat bermain, mulai dari lari-lari sampai dijadikan sirkuit balap tamiya. Ah, indahnya masa anak-anak.

Salah satu pengalaman yang paling berkesan bagi saya pribadi adalah saat numpang naik mobil dari mesjid menuju rumah saya di belakang TK Perwanida. (Anda yang bukan orang Marabahan tidak perlu membayangkan tempatnya wkawkakwkaw). Tentu saja saya naik mobil dengan tidak seizin yang punya. saya bediri dibelakang mobil, alias di footstep nya. Tiba-tiba tuh mobil kijang jantan melaju makin kencang, mungkin sekitar 30-40 km/jam. Bayangkan bagaimana saya tidak panik kalau bergelantungan dibelakang mobil yang sedang melaju. Yang saya pikirkan adalah bagaimana cara turunnya, tidak mungkin saya mengetok-ngetok kaca  mobil lalu bilang stop-stop. Sementara kalau turun langsung alamat bakal terguling di aspal dan lecet di badan.Ugh..ngeri sekali.

Untungnya saat seumuran itu saya sudah lumayan sering menonton film spy hongkong macam jecky chen atau bruce lee. Kebetulan saya ingat kalau halaman TK Perwanida itu baru di urug dengan “gabuk” alias bubuk-bubuk sisa kayu yang di ketam. Akhirnya dengan perlahan-lahan saya memberanikan diri bergeser sedikit-demi sedikit menuju sisi kanan belakang mobil kijang tersebut. Setelah itu tepat di depan TK Perwanida saya melemparkan diri dan mendarat dengan sempurna di halaman TK tersebut, meski harus berguling-guling namun yang penting tidak ada luka sedikitpun. Kalau dibayangkan kejadiannya persis seperti film-film laga sekarang.

Lho..kok saya melantur cerita masa kecil, padahal niatnya mau menceritakan tentang Mesjid Al Anwar Marabahan. Dulu bentuknya tidak setinggi yang sekarang ini, dan ada satu bedanya antara Mesjid yang lama dan yang baru adalah….

Mesjid Agung Al Anwar Marabahan lama
Mesjid Agung Al Anwar yang baru

Mesjid Agung Al Anwar Marabahan yang baru di dalamnya TIDAK ADA TIANG nya. Sakti bukan???

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *