Saya, dan (calon) Kontestan Pilkada Barito Kuala 2017 Bahagian 1

MENUJU BATOLA 1
MENUJU BATOLA 1

Kabupaten Barito Kuala adalah salah satu Kabupaten di Provinsi Kalimantan Selatan yang akan melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah pada tahun 2017 yang akan datang. Kabupaten yang terkenal dengan Jembatan Barito dan Jembatan Rumpiang ini akan menghelat Pilkada terhangat semenjak dimulainya pemilihan langsung oleh masyarakat. So, dalam bagian pertama ini ada beberapa hal yang akan saya bahas mengenai keterkaitan antara calon-calon yang bakal bersaing dengan diri saya pribadi, baik langsung maupun tidak langsung. Mungkin anda akan menilai ini tidak bermanfaat sedikitpun bagi anda pembaca, namun karena ini blog saya jadi suka-suka saya dong. Kalau gak mau baca ya sudah tutup saja tab nya wkawkawkawkakw.Belum ada calon yang resmi bakal maju dalam pilkada batola 2017 ini, karena memang belum sampai pada tahap pendaftaran di KPU. Hanya, dari baliho-baliho yang nampak berjejer dari handil bakti sampai marabahan, semua bakalan tahu siapa saja yang bakal bertarung.

Saya bahas pertama dari Baliho yang kali pertama “betajak” di jalan-jalan marabahan. Namanya adalah RAHMADIAN NOOR, ST. Seorang anggota DPRD Kab. Barito Kuala yang juga seorang pengusaha ini berusia cukup muda untuk ukuran calon Bupati. Namun itu bukanlah faktor yang melemahkan, justru yang muda yang berkarya ini yang jadi kejutan. Secara pribadi maupun secara langsung, saya tidak mengenal beliau baik saat masih jadi pengusaha maupun saat terpilih menjadi Perwakilan Rakyat di Pemilu 2014 lalu, namun saya cukup mengenal istri beliau yang seorang Kabid di Dinas Pekerjaan Umum Batola, karena dulu waktu 2012-2013 ketika masih aktif jadi Panitia pengadaan saya sering menginjakkan kaki di ruangan beliau, maklum teman saya sesama panitia pengadaan adalah staf beliau wakwakwkaw.

Yang kedua yang sudah cukup lama saya tahu pergerakannya adalah Bapak M. MUJIBURRAHMAN. Beliau adalah seorang camat di Kecamatan Bakumpai, seberangnya kota Marabahan. Sebelum menjadi camat beliau adalah Sekcam di Marabahan. Sewaktu jadi Sekcam beliau pernah menjadi mentor/tim kesiswaan bagi peserta Prajabatan. nah, sejak jadi salah satu panitia prajabatan tahun 2010 lah saya mengenal beliau secara personal dan secara langsung. Atas rekomendasi beliau juga saya mengikuti pemilihan Atak Diang di Kab. Barito Kuala pada 2010 meski di final cuma jadi Harapan I wkawkawkaw.

Yang ketiga adalah Bapak H. PAUJAN HUSAINI, beliau mantan kepala Dinas Pendidikan sebelum menjadi Staf Ahli Bupati pada Tahun 2012 lalu. Pertama kali berhadapan dengan beliau adalah pada saat saya mengikuti kompetisi Siswa Teladan, entah 2004 atau 2005, yang pasti pada saat mau ulangan umum, saya kehilangan raport. Oleh guru saya disuruh untuk mencari di Dinas Pendidikan dengan Kabid Dikmen, dimana waktu itu Kabid Dikmen-nya adalah beliau. Selain itu, istri beliau adalah sorang guru, dan kebetulan juga merupakan guru saya semasa SMA. Dengan anak-anak beliaupun saya berteman karena ada yang jadi kakak kelas saya di SMA, dan ada pula yang jadi rekan kerja saya sekarang wakwkakwakw.

Yang keempat adalah FAHRIN NIZAR,ST, posisinya sama dengan Rahmadian Noor, ST. Pengusaha dan juga Anggota DPRD Kab. Barito Kuala hasil pemilu 2014 silam. Secara personal maupun langsung berhadapan saya tidak pernah. Hanya saja facebook saya di add oleh beliau. Keren gak men…facebook ane di add sama anggota DPRD…jarang-jarang kan. Istri saya aja gak pernah di add anggota DPRD Kota Banjarmasin. Hahahahah. Itulah hubungan saya dengan beliau, ya hubungan di add di facebook. Dari situ saya tau beliau juga cukup muda, dengan tag line menarik di spanduk-spanduknya ” FAHRIN NIZAR, ST, harapan Baru Barito Kuala”.

Selanjutnya adalah Bapak RAHMANUDDIN MURAD, adik kandung Bupati Batola sekarang, bapak Hasanuddin Murad. Meski saat ini menetap diluar daerah, namun nama beliau cukup kencang di Batola, sepengetahuan saya beliau adalah seorang DOKTOR dibidang pertanian. Mungkin karena itulah namanya cukup diperhitungkan di Batola yang penduduknya sebagian besar adalah petani. Belum pernah bertemu dan bertegur sapa, hanya saya beberapa kali melihati di facebook beliau cukup aktif berkomunikasi di jejaring sosial ini. Hanya dalam beberapa hari ini saya melihat spanduk beliau yang bertuliskan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Barito Kuala.

Nama lama yang kembali hadir adalah Bapak EDDY SUKARMA, beliau adalah adik dari Wagub kalsel saat ini Bapak Rudi Resnawan. Nama beliau tidak asing lagi karena 10 tahun silam sebelum Bapak Hasanuddin Murad menjadi Bupati, beliau adalah Bupati-nya, masa bakti 2002-2007. Semasa beliau menjabat bupati saya berkawan dekat dengan anak beliau karena satu kelas dengan saya. Berkah daripada berteman dengan anak bupati adalah kelas saya tidak perlu sering-sering urunan atau “bakumpulan duit” untuk menghias kelas, karena sebagian besar sudah ditanggung oleh anak beliau. hahahhahaha.

Nama terakhir yang cukup mengejutkan saya adalah Bapak AKHMAD WAHYUNI atau yang sering dipanggil bapak WAWAH. Beliau adalah Kepala Dinas Pendapatan pertama semenjak Dispenda bercerai dengan BPKAD. Cukup menarik melihat beliau memasang spanduk karena hitung-hitungan karir beliau masih akan bersinar di birokrat. Menjabat sebagai kepala Dispenda yang sangat bergengsi, beliau juga sudah menjabat beberapa kali Esselon II, cukuplah syarat buat menjadi seorang Sekda dimasa mendatang. Saya kenal karena memang beliau terkenal, saya juga sering ke kantor beliau untuk membayar pajak daerah wakwkakwakw.

Itulah beberapa nama yang saya tau bakal menghangatkan perhelatan Pemilihan Kepala Daerah Bupati dan Wakil Bupati Barito Kuala Tahun 2017. Siapapun pemenangnya, mudah-mudahan membawa kebaikan, kemajuan dan keberkahan bagi segenap masyarakat dan lebo Barito Kuala yang tercinta.

5 thoughts on “Saya, dan (calon) Kontestan Pilkada Barito Kuala 2017 Bahagian 1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *